Suatu sore

Kakak tingkat yang tinggal di Belanda menanyakan no.hp saya. Hmm...apa dia mau ke Indonesia lagi? Padahal dia baru saja menghabiskan liburan bersama istrinya di Lombok dan istrinya dengan senang hati membiarkan kami bercerita tentang masa2 seru menjadi mahasiswa Ilmu Kelautan dan petualang diving kami di Maluku.  

Ketika sedang packing baju untuk workshop di Ubud, telpon berbunyi dari sebuah nomer tidak dikenal. Ternyata kakak tingkat saya sedang ada di Bali dan bilang kalau isterinya membelikan saya masker yang pernah dengan iseng saya share di facebook. What a double surprise, karena saya bakal dapat masker yang masuk dalam wishlist dan akan ketemu dia di Bali.

Kejutan tidak berakhir disitu, ternyata dosen pembimbing saya sekarang pindah ke Bali. Maka ditemani teh dan pisang goreng hangat, kami bercerita kembali petualangan seru ketika saya membantu kakak tingkat saya penelitian di Pulau Osi, cerita paus yang sedang bermain di Kepulauan Aru, cerita kehidupan kampus Unpatti...tentu dengan bahasa Ambon saya yang patah2 alias tidak karuan...hahaha

Comments

Cia ling said…
keren gan article nya..kenjungi juga blog saya ya gan http://chaniaj.blogspot.com/

Popular posts from this blog

Belajar memanah @ Baliwoso Camp

A Forest of Fables

Martha Stewart