Folder baru

Setiap hari saya hampir selalu melewati rute yang sama ketika mengantar Idris ke sekolah. Kali dengan aliran air yang tidak deras walaupun musim hujan, jembatan-jembatan kecil, orang yang mengantri untuk membeli sarapan di pedagang pinggir jalan serta beberapa orang yang memanfaatkan jogging track untuk olahraga adalah pemandangan yang biasa kami lihat setiap pagi. Dan ketika melewati jembatan kecil, tampak seorang ibu membawa keranjang sampah dan saya memperlambat laju motor untuk memastikan kemana dia membuang plastik merah besar dalam keranjang sampahnya. Dan dugaan saya tepat! Dia buang ke kali

Pagi itu saya ada meeting dengan sebuah perusahaan mutiara asing yang sudah 2 tahun bekerjasama untuk menjalankan program pendidikan lingkungan disebuah sekolah dasar dekat dengan lokasi budidaya mutiaranya. Pembicaraan santai dibuka dengan topik sampah, sampah dan sampah (lagi). Sampah hasil sikap dari para wisatawan yang tidak peduli, sampah yang terbawa arus dari satu tempat ke tempat lain, hingga pesan untuk menambahkan materi sampah pada buku aktivitas yang akan direvisi.

Malamnya JARI ada skype meeting dengan semua staff. Salah satu pembicaraan adalah waste management di Amerika, Australia, New Zealand dan Indonesia. Walaupun banyak hal lain yang kita bicarakan, pembicaraan sampah mendominasi pembicaraan. Dan karena saya bertanggungjawab untuk urusan pendidikan, saya putuskan untuk membuat folder baru dalam project saya dengan nama "Rubbish" yang akan berisi informasi ataupun referensi pendidikan yang akan kami susun untuk meningkatkan kesadaran terutama anak-anak sekolah betapa pentingnya mengurangi sampah yang dihasilkan, siapa tahu bisa menuju nirsampah...
    

Comments

Popular posts from this blog

Belajar memanah @ Baliwoso Camp

Mesin cuci

Dokter kandungan atau bidan?