Posts

Showing posts from August, 2013

window seat, please

Image
Hal yang paling menyenangkan ketika bepergian dengan pesawat adalah duduk di kursi persis disebelah jendela. Saya senang memperhatikan awan. Formasinya yang selalu berbeda karena tergantung ketinggian dan suhu dari atmosfer. Selain awan, saya senang memperhatikan gunung, alur sungai, laut dan rumah-rumah dari ketinggian.

Sebuah email dari HuffPost Travel masuk ke inbox. Ada judul Top-Window-Seat-Worthly Sight. Saya jadi ingat kalau sebelumnya saya juga pernah baca artikel yang mirip di Twisted Sifter dengan judul Seeing the World Through an Airplane Window. Foto2 mengagumkan yang diabadikan dari pesawat dan dikursi2 persis sebelah jendela. 

Hari Selasa lalu saya mengantar Azka kembali ke pondok. Penerbangan dari Mataram ke Surabaya jam 6 pagi. Semburat sinar matahari pagi yang lembut mengiringi penerbangan menuju barat. Azka yang duduk persis disebelah jendela bolak-balik saya recokin karena saya ingin mengabadikan pemandangan.
Setelah melewati Selat Bali, mulai tampak jejeran gunung-gu…

Ke air terjun yuuuk!

Image
Hari kedua lebaran, ada beberapa orang yang sepakat soft trek ke beberapa lokasi air terjun di Lombok Tengah. Abi dan Soel, adiknya, mau survey untuk grup mahasiswa Jepang bulan September. Kaori, istrinya Soel, mau membuktikan bahwa setelah ikut kelas yoga dia jadi kuat soft trek. Hanako, keponakan Kaori, mau menikmati cantiknya alam Indonesia. Dan saya, mau membakar kalori...hehehe
Desa Pemotoh di Lombok Tengah ternyata punya banyak air terjun. Mulai dari yang gampang diakses hingga yang susah diakses. Susah diakses artinya hanya bisa ditembus dengan jalan kaki dan tidak dengan kendaraan garda ganda. Benang Setokel artinya benang gulung. Memang bentuknya sepertinya benang; tinggi dan sempit. Ini air terjun pertama yang dikunjungi karena dekat dengan lokasi tempat parkir kendaraan. Karena jalannya landai dan hanya menuruni anak-anak tangga yang tidak terlalu banyak, kapan bakar kalorinya, pikir saya.  Setelah puas melihat air terjun Benang Setokel, dua orang guide yang mendampingi ka…

Batuk

Sudah beberapa hari ini Idris batuk. Kombinasi antara cuaca dengan udara kering dan kemauan main yang tidak mengenal kata capek. Klop! Batuknya tidak selesai-selesai.

Kemarin, ketika Idris baru pulang dari toko dekat rumah, dengan bangganya dia memamerkan sabun cair dalam kemasan botol berwarna cerah yang baru dia beli kepada eyangnya. Bukannya senang, si eyang malah melotot sambil berucap"Aduuuh cucuku. Jangan minum2 yang kaya' gitu dulu. Nanti batuknya tidak sembuh2 lho"

Idris yang masih memegang botol sabun cair cuma bengong. Masih dalam kondisi bingung, dia menghampiri saya sambil berkata "Bu, iya ya sabun cair ini bisa bikin batuk" Dan sayapun hanya bisa ngakak sambil bilang ke eyangnya bahwa yang dia bawa itu sabun cair bukan minuman dalam kemasan.

Dan si eyangpun ikutan ngakak sampai batuk2 :-)