Thursday, August 23, 2007

Password

Kata wikipedia "A password is a form of secret authentication data that is used to control access to a resource"

Mau akses imel, pake password
Mau ambil uang di ATM, pake password
Mau posting diblogspot, multiply, wordpress, pake password
Mau upload foto diflickr, photobucket, yahoo album, pake password juga

Berarti begitu banyak password yang kita koleksi. Karena begitu banyak password yang harus dimiliki, saya ingin membuatnya menjadi gampang. Beberapa akses saya gunakan password yang sama biar gampang ingatnya. Password2 yang lain saya gunakan bahasa asing seperti spanyol. Pernah kejadian, karena saya lupa passwordnya dalam bahasa spanyol, terpaksa tanya teman saya yang berbahasa spanyol. Sampai si Abi bilang, makanya nggak usah gaya2 deh passwordnya...hehehe

Karena bersifat rahasia, tentu hanya kita yang tahu password kita sendiri. Yah, tapi ada beberapa akses yang bolehlah longgar sedikit, mungkin bapak, ibu, suami, istri, kakak atau adik, yang boleh tahu. Tapi lain lagi dengan teman saya yang satu ini. Dia begitu "royal" memberikan password ATMnya, termasuk kepada saya. Kebetulan kalau saya atau teman2nya tidak bawa uang dan butuh uang saat itu, tinggal pinjam kartu ATMnya saja dan setelah itu saya ganti uangnya melalui online banking. Ajaibnya, selama ini aman2 saja. Tapi duh, jangan ditiru deh.

Kemarin, saya dapat imel dari sebuah website yang saya sendiripun baru ingat kembali kalau saya adalah member dari website tersebut. Karena sudah terlalu lama, jangankan passwordnya, usernamenya-pun saya sudah lupa. Coba otak-atik, tidak berhasil juga. Tanya si Abi, dia juga nggak ingat. Yah, kalau sudah gini...gimana dong?

Tuesday, August 14, 2007

Pramuka

Siapa pernah ikut pramuka?

Saya, salah satunya. Orangtua saya adalah pembina pramuka. Mereka memilih gerakan pramuka semenjak usia sekolah dan masih setia hingga sekarang. Saya ikut pramuka tentu pertama karena orangtua. Begitu banyak cerita menarik tentang pramuka termasuk sejarahnya yang saya dapat dari orangtua maupun buku2. Kalau suka berpetualang, ikutlah pramuka. Kalau ingin belajar berorganisasi tanpa bau politik, jawabannya...ikutlah pramuka.

Pramuka membuat saya fasih dalam urusan tali-temali hingga pengetahuan alam terbuka. Sayapun bercita-cita untuk ikut jambore dunia. Tapi toh akhirnya kegiatan pramuka saya terputus ditengah jalan. Fasilitas berlebih yang diperoleh dari perusahaan multinasional, membuat saya merasa gerakan pramuka kehilangan "taste"nya. Untuk urusan berkemah, urusan suplai makanan tinggal order didapur perusahaan. Urusan jambore daerah, perlengkapan diangkut dengan pesawat carteran.

Orangtua tampak kecewa ketika saya memilih bermain dilaut tanpa embel2 pramuka bahari. Buat mereka, pramuka adalah warisan. Kalau saya tidak meneruskan, kepada siapa mereke akan mewariskannya...wong saya anak satu2nya. Tapi kekecewaan mereka terobati karena sepupu2 saya juga aktif digerakan pramuka. Mereka cukup bangga ketika sepupu2 saya mulai berkeliling dunia mengikuti jambore. Buat catatan, sepupu2 saya tinggal didaerah Jawa yang gerakan pramukanya cukup aktif dan tentu punya "real taste".

Orangtua saya kini bisa tersenyum karena warisan itu jatuh kecucu2nya. Alhamdulillah anak2 saya punya kesempatan untuk ikutan gerakan pramuka versi "bule". Senang? Tentu saja...lha wong tidak ada urusan menghapal ini-itu, mengejar kakak pembina untuk tandatangan buku saku dan sebagainya.

Tanggal 1 Agustus kemaren, usia Gerakan Pramuka dunia telah memasuki usia satu abad.
Tanggal 14 Agustus, diperingati sebagai hari Pramuka Nasional. Selamat Hari Pramuka!